Seiring bertambahnya usia, kesehatan mata sering mengalami penurunan. Banyak lansia menghadapi berbagai masalah penglihatan seperti rabun jauh, katarak, degenerasi makula, dan glaukoma. Namun, ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan mata agar tetap berfungsi dengan baik di usia lanjut.
Berikut adalah beberapa Cara menjaga kesehatan mata di usia lanjut
1. Rutin Memeriksakan Mata ke Dokter
Pemeriksaan mata secara rutin sangat penting untuk mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini. Banyak penyakit mata pada lansia berkembang secara perlahan tanpa gejala yang jelas. Dengan pemeriksaan mata yang teratur, dokter dapat:
- Mendeteksi penyakit seperti katarak, glaukoma, atau degenerasi makula lebih awal
- Memberikan pengobatan atau tindakan yang diperlukan untuk mencegah perburukan kondisi mata
- Menyesuaikan resep kacamata atau lensa sesuai kebutuhan
Lansia disarankan untuk memeriksakan mata setidaknya satu kali dalam setahun, terutama jika memiliki riwayat penyakit mata atau diabetes.
2. Mengonsumsi Makanan Bergizi untuk Kesehatan Mata
Asupan nutrisi yang tepat dapat membantu menjaga kesehatan mata dan mencegah gangguan penglihatan. Beberapa nutrisi yang baik untuk mata meliputi:
- Vitamin A: Ditemukan dalam wortel, bayam, dan ubi jalar, vitamin A membantu menjaga fungsi retina.
- Vitamin C dan E: Terkandung dalam jeruk, kiwi, dan kacang-kacangan, vitamin ini berperan sebagai antioksidan yang melindungi mata dari kerusakan.
- Lutein dan Zeaxanthin: Nutrisi ini ditemukan dalam sayuran hijau seperti bayam dan brokoli, yang membantu mengurangi risiko degenerasi makula.
- Omega-3: Ditemukan dalam ikan salmon dan tuna, lemak sehat ini membantu menjaga kelembapan mata dan mengurangi risiko sindrom mata kering.
Mengkonsumsi makanan sehat secara seimbang akan memberikan manfaat besar bagi kesehatan mata dalam jangka panjang.
3. Menghindari Paparan Sinar UV Berlebihan
Paparan sinar ultraviolet (UV) dapat mempercepat kerusakan mata dan meningkatkan risiko penyakit seperti katarak serta degenerasi makula. Untuk melindungi mata dari sinar UV, lansia dapat:
- Menggunakan kacamata hitam yang memiliki perlindungan terhadap sinar UVA dan UVB saat berada di luar ruangan
- Mengenakan topi bertepi lebar untuk melindungi mata dari paparan langsung matahari
- Menghindari terlalu lama berada di bawah sinar matahari yang terik
Perlindungan dari sinar UV penting untuk mencegah gangguan penglihatan yang dapat berkembang seiring waktu.
4. Mengurangi Penggunaan Layar Digital yang Berlebihan
Mata lansia lebih rentan mengalami kelelahan akibat paparan layar digital dari televisi, komputer, atau ponsel. Terlalu lama menatap layar dapat menyebabkan sindrom mata kering, ketegangan mata, dan sakit kepala. Untuk mengurangi dampaknya:
- Gunakan aturan 20-20-20 (setiap 20 menit melihat layar, istirahat selama 20 detik dengan melihat benda sejauh 20 kaki atau sekitar 6 meter)
- Atur kecerahan layar agar tidak terlalu terang atau redup
- Gunakan kacamata khusus anti-radiasi jika diperlukan
- Pastikan ruangan memiliki pencahayaan yang cukup saat membaca atau menggunakan perangkat elektronik
Dengan membatasi penggunaan layar, mata dapat tetap nyaman dan terhindar dari kelelahan.
5. Menjaga Kadar Gula dan Tekanan Darah
Diabetes dan tekanan darah tinggi dapat menyebabkan masalah serius pada mata, seperti retinopati diabetik dan hipertensi okular. Untuk menjaga kesehatan mata, penting untuk:
- Mengontrol kadar gula darah dengan pola makan sehat dan olahraga teratur
- Menghindari makanan tinggi gula dan karbohidrat olahan yang dapat meningkatkan risiko diabetes
- Menjaga tekanan darah tetap stabil dengan mengurangi konsumsi garam dan menjaga berat badan ideal
Menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan akan berdampak positif pada kesehatan mata.
6. Menjaga Kelembapan Mata
Seiring bertambahnya usia, produksi air mata cenderung berkurang, yang dapat menyebabkan mata kering dan iritasi. Untuk menjaga kelembapan mata:
- Minum cukup air untuk menghidrasi tubuh dan mata
- Gunakan tetes mata khusus yang direkomendasikan oleh dokter jika sering mengalami mata kering
- Hindari ruangan yang terlalu ber-AC atau berangin yang dapat membuat mata semakin kering
- Berkedip lebih sering, terutama saat membaca atau menatap layar dalam waktu lama
Mata yang terhidrasi dengan baik akan lebih nyaman dan sehat.
7. Menghindari Kebiasaan Merokok
Merokok dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit mata seperti degenerasi makula dan katarak. Zat kimia dalam rokok dapat merusak pembuluh darah di mata dan mempercepat penuaan mata. Berhenti merokok dapat:
- Mengurangi risiko gangguan penglihatan
- Meningkatkan sirkulasi darah ke mata
- Menjaga kesehatan saraf mata dalam jangka panjang
Jika sulit untuk berhenti, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan bantuan dalam proses berhenti merokok.
8. Berolahraga Secara Teratur
Aktivitas fisik yang teratur tidak hanya baik untuk kesehatan jantung dan tubuh, tetapi juga untuk mata. Olahraga dapat membantu meningkatkan aliran darah ke mata, yang bermanfaat dalam:
- Mengurangi tekanan pada mata, terutama bagi penderita glaukoma
- Menjaga kadar gula darah tetap stabil untuk mencegah retinopati diabetik
- Memperbaiki sirkulasi oksigen ke seluruh bagian mata
Berjalan kaki, yoga, dan olahraga ringan lainnya dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan mata.
Kesimpulan
Menjaga kesehatan mata di usia lanjut adalah langkah penting untuk mempertahankan kualitas hidup. Dengan rutin memeriksakan mata, mengonsumsi makanan bergizi, melindungi mata dari sinar UV, dan menghindari kebiasaan buruk seperti merokok, lansia dapat menjaga penglihatan mereka tetap optimal. Selain itu, menjaga kelembapan mata, mengurangi penggunaan layar digital, serta mengontrol tekanan darah dan kadar gula juga berperan dalam mencegah gangguan penglihatan.
Dengan menerapkan kebiasaan sehat sejak dini, kesehatan mata dapat tetap terjaga, sehingga lansia tetap bisa menikmati aktivitas sehari-hari dengan penglihatan yang baik.